reservasi3

Photo: havehalalwilltravel.com

Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menikmati dan menjelajahi sebuah tempat wisata? Satu minggu?  Atau bahkan hanya selama tiga hari dua malam? Jika anda bekesempatan untuk menghabiskan beberapa hari untuk menjelajahi kota Jogja, manfaatkan kesempatan ini dengan menciptakan wisata eskplorasi yang berkesan. Terlebih jika anda baru pertama kali berlibur di Jogja. Berikut tempat dan kegiatan yang bisa anda lakukan di Jogja dalam waktu tiga hari.

Hari 1:  Tidur Dengan Suasana Pedesaan di Kampoeng Djawa

Sebelum menjelajahi tempat wisata di Jogja, anda bisa menginap di penginapan yang bernuansa pedesaan yang nyaman, sejuk, jauh dari polusi, dengan harga sewa kamar yang sangat terjangkau. Sebenarnya, banyak sekali penginapan murah di Jogja, salah satunya adalah Pondok kampoeng Djawa yang berada di Prawirotaman I/40. Disini anda akan mendapatkan fasilitas kamar yang khas seperti rumah-rumah kampung di Yogyakarta. Suasana yang bersih, nyaman, dengan aksen bangunan yang didominasi oleh material kayu dan bata ekspos. Disini, kamarnya berisi ranjang kayu rumahan yang nyaman, dengan kasur dibungkus sprei batik, terdapat pula meja rias dan lemari baju model kuno, ciri khas rumah kampung.

Seperti penginapan murah lainnya, menu sarapan yang ditawarkan di penginapan Kampoeng Djawa pun tidak jauh dari nasi goreng dan roti bakar. Namun, anda tidak perlu khawatir, di seberang hotel ada cafe yang sudah menyediakan menu sarapan mulai dari jam 8 pagi. Beberapa butik batik dan spa serta biro perjalanan pun banyak tersedia di sekitar penginapan. Selain penginapan Kampoeng Djawa, anda juga bisa mencari berbagai promo hotel murah di Jogja  lainnya melalui situs reservasi.com.
Hari ke 2: Wisata Budaya Di Keraton Ngayogyakarta

Keraton Kesultanan Ngayogyakarta sudah menjadi “point of interest” bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jogja. Disini anda bisa melihat dan belajar mengenai sejarah kota Jogja. Mulai dari pakaian tradisional, pemutaran video mengenai sejarah terbentuk kota yogyakarta, hingga alat-ala musik tradisional seperti gong dan gamelan. Untuk menjelajahi setiap sudut keraton, anda bisa menggunakan jasa tour guide, mereka adalah para abdi dalem yang kesehariannya bekerja untuk Sultan di dalam area keraton.

Hari ke 3: Mengenang Jejak Peradaban Hindu – Budha

Selain dikenal sebagai kota gudeg, Yogyakarta juga memiliki sejarah dan merupakan saksi hidup dalam perkembangan dan peradaban agama Hindu dan agama Budha. Salah satu situs peninggalan bersejarahnya adalah berupa candi. Candi Borobudur dan candi Prambanan menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun asing. Sebuah kebanggaan tersendiri karena negara kita mempunyai peninggalan bersejarah yang tidak dimiliki negara lain, bangunan ini dibuat sekitar abad ke-9, dimana pada zaman tersebut, peradaban manusia sejatinya belum mengenal teknologi. Menurut catatan sejarah, candi-candi itu dibangun untuk memuliakan orang-orang yang sudah meninggal, khususnya para raja beserta keluarganya, dimana abu dari jenazah raja atau keluarganya akan disimpan di dalam candi dan diberi arca. Dan sebagai simbol untuk memuliakan almarhum, sesaji diletakkan di depan arca. Candi Borobudur dan candi Prambanan juga merupakan salah satu warisan budaya yang sudah diakui oleh UNESCO.

Banyak orang yang berwisata ke Jogja untuk sekedar mencari dan merasakan suasana yang damai, tentram, sejuk. Tidak sedikit pula yang ingin lebih memahami juga belajar lebih dalam mengenai kultur budaya tradisional masyarakat Jawa. Hal seperti itulah yang tidak bisa anda dapatkan di kota-kota besar.

Dan sebelum memutuskan untuk berwisata ke Jogja, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar anda bisa menikmati liburan dengan lebih menyenangkan,  berikut tipsnya:

  • Jangan datang saat suasana liburan sekolah atau libur nasional, karena jalanan akan macet, tempat-tempat wisata pun akan sangat penuh dan padat oleh banyak orang.
  • Sewa sepeda, berkendara dan buatlah diri anda menikmati suasana Jogja selayaknya warga lokal. Jogja memiliki banyak jalur sepeda dan gang kecil, dengan bersepeda anda bisa menjelajahi banyak tempat dengan lebih mudah, dan cepat.
  • Kuasai sedikit bahasa lokal. Hal ini bisa sangat berguna untuk anda yang senang berbelanja, tawar menawar harga dengan menggunakan bahasa setempat membuat anda seolah bukan turis yang sedang berlibur, biasanya penjual akan memberikan harga yang lebih murah pada pemebeli yang bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa setempat.

Berwisata adalah saat yang tepat bagi anda untuk sejenak melepas kepenatan dari semua rutinitas pekerjaan. Manfaatkan kesempatan liburan singkat anda dengan menjadikannya sebagai sebuah pengalaman baru yang menyenangkan dan berkesan. Selamat berlibur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *